[Intro - (Instrumen gamelan ringan + petikan gitar akustik)]
[hembusan angin laut & gemerincing genta halus]
[Verse 1]
Di balik senyum yang lembut
Ada mentari yang hangat menyentuh
Langkahmu seindah tarian
Membawa damai dalam pandangan
[Pre-Chorus]
Bunga kamboja di telingamu
Menari seirama dengan angin
Wajahmu lukisan Tuhan
Yang tak mampu kuingkari
[Chorus]
Swan, Sang Ayu, pesona Bali
Senyummu bagai cahaya pagi
"Cantik tenan, aluh-aluh…"
Suaramu lembut menyejukkan kalbu
Swan, namamu terukir di hati
Seindah pura di puncak bukit tinggi
[Drop]
[Verse 2]
Kain putihmu berkilau suci
Tatapanmu tenang seperti danau
Ada aura yang tak terucap
Seakan Dewi turun menyapa
[Pre-Chorus]
Jejakmu tinggalkan harumnya
Di setiap doa dan pujian
Duh, Swan… wajahmu
Adalah puisi yang hidup
[Chorus - Adlibs]
Swan, Sang Ayu, pesona Bali
Senyummu bagai cahaya pagi
"Aluh Swan, titiang tresna"
Cintamu suci, bak cahaya rembulan
Swan, namamu tembang abadi
Mengalun dalam jiwa, takkan terganti
[Bridge - (Musik Etnik)]
Suba nyidaangang rasa tresna, Swan
Aluh nenten dados kaad nganggen cakap
(Telah kutemukan cinta, Swan. Kecantikanmu tak bisa dijelaskan dengan kata-kata)
[Final Chorus - (Modulasi nada lebih tinggi)]
Swan, Sang Ayu, cahaya surgawi
Namamu ku dendangkan dalam harmoni
"Bali melajah ajengan cinta"
Karena Swan, cintaku tak pernah sirna
[Outro - (Instrumental gamelan dan suara ombak)]
“Swan…”
[pelan-pelan menghilang]