(Verse 1)
Di atas sejadah cinta, ku sujud mengadu
Hati lara bagai dihiris sembilu
Rindu membara, membakar jiwa
Kau hilang tanpa pesan, bagai ditelan kabut
(Chorus)
Sejadah cinta, saksi bisu tangisan
Air mata jatuh, bagai hujan di musim kemarau
Doa ku panjatkan, memohon keajaiban
Agar kau kembali, mengisi kekosongan
(Verse 2)
Kenangan manis bersamamu, bagai mimpi di siang hari
Terukir indah dalam ingatan, tak mungkin terhapus lagi
Kau bagai pelangi, hiasi hidupku
Kini hilang entah ke mana, tinggalkan aku pilu
(Chorus)
Sejadah cinta, saksi bisu tangisan
Air mata jatuh, bagai hujan di musim kemarau
Doa ku panjatkan, memohon keajaiban
Agar kau kembali, mengisi kekosongan
(Bridge)
Di setiap sujudku, ku sebut namamu
Moga doa ini, sampai ke langit ketujuh
Ku pohon pada Tuhan, satukan hati kita
Di atas sejadah cinta, hingga ke akhir masa
(Chorus)
Sejadah cinta, saksi bisu tangisan
Air mata jatuh, bagai hujan di musim kemarau
Doa ku panjatkan, memohon keajaiban
Agar kau kembali, mengisi kekosongan
(Outro)
Sejadah cinta, tempat ku mengadu
Melepas rindu, pada cinta yang telah pergi
Semoga suatu hari nanti, kita kan bersatu
Di atas sejadah cinta, abadi selamanya.