(Verse 1)
Ku sangka sinar menjelma, menerangi hidupku
Rupanya hijab terbuka, menyingkap sisi gelapmu
Kau bagai rembulan indah, bersinar di malam kelam
Namun di balik cahaya, tersembunyi duka yang dalam
(Chorus)
Oh, cintaku yang buta, kini ku sedar
Kau hanyalah fatamorgana, yang menipu pandanganku
Janji manis di bibir, bagai racun berbisa
Menghancurkan hati, meninggalkan luka yang parah
(Verse 2)
Ku terlena dalam mimpi, dibuai kata-kata manismu
Tak ku sedar hakikat, tersembunyi di balik topengmu
Kau lukiskan harapan, yang tak mungkin tercapai
Kini ku terdampar, di lautan kekecewaan yang sepi
(Chorus)
Oh, cintaku yang buta, kini ku sedar
Kau hanyalah fatamorgana, yang menipu pandanganku
Janji manis di bibir, bagai racun berbisa
Menghancurkan hati, meninggalkan luka yang parah
(Bridge)
Kini ku buka mata, melihat kebenaran yang nyata
Kau hanyalah ilusi, yang menjerat jiwa
Ku lepaskan belenggu, dari cengkaman dusta
Ku bangkit dari luka, mencari cinta yang sejati
(Chorus)
Oh, cintaku yang buta, kini ku sedar
Kau hanyalah fatamorgana, yang menipu pandanganku
Janji manis di bibir, bagai racun berbisa
Menghancurkan hati, meninggalkan luka yang parah
(Outro)
Di balik hijab terbuka, ku temukan kehampaan
Cinta yang ku sangka abadi, hanyalah kepalsuan
Ku tinggalkan masa lalu, yang penuh dengan dusta
Ku melangkah ke depan, mencari sinar yang abadi.