[Verse 1]
Hujan turun deras
di kaca jendela kamar kecilku
Asap kopi naik pelan
tapi hatiku jatuh duluan
Jalan sepi, jam pelan
jarum detik ikut gelisah
Jalanan seperti patah nada
di tengah malam yang basah
[Chorus]
Hujan turun deras, suasana dingin
Langit kelabu, mataku yakin
ada rindu yang belum selesai
tersangkut di senyummu yang dulu manis
Hujan turun deras, terasa sendu
Setiap tetes menyebut namamu
Aku putar lagi lagu yang itu
biar kau pulang di dalam suaraku (oh)
[Verse 2]
Lampu meja kuning redup
buku terbuka, pikiranku kabur
Gelas kopi tinggal sisa
pahitnya mirip kabar terakhir darimu
Di lorong terdengar tawa
sayup-sayup seperti dulu
Aku pura-pura tertawa
padahal dadaku penuh abu
[Chorus]
Hujan turun deras, suasana dingin
Langit kelabu, mataku yakin
ada rindu yang belum selesai
tersangkut di senyummu yang dulu manis
Hujan turun deras, terasa sendu
Setiap tetes menyebut namamu
Aku putar lagi lagu yang itu
biar kau pulang di dalam suaraku (yeah)
[Bridge]
Andai besok pagi cerah
apa rasa ini ikut reda
atau cuma hujannya berhenti
hatiku tetap basah sendiri
[Chorus]
Hujan turun deras, suasana dingin
Langit kelabu, mataku yakin
ada rindu yang belum selesai
masih bermain di sela nadiku yang manis
Hujan turun deras, terasa sendu
Aku biarkan malam memelukku
Kuseru pelan nama kecilmu
tenggelam pelan di dalam suaraku