[Intro – Megah & Kocak]
[Trumpet masuk, suara sendok piring, orang ramai ngobrol]
“Selamat datang para tamu undangan… termasuk yang datang karena lapar, bukan karena kenal!”
[Verse 1]
Kemeja rapi hasil setrika sendiri
Sepatu pinjam teman sebelah sini
Amplop kosong tapi senyum berisi
Misi utama: makan nasi, bukan basa-basi!
[Pre-Chorus]
Lihat buffet panjang, hati pun riang
Ambil sate, ayam, dan rendang
Tapi tetap sopan di pandang
Walau dalam hati: “Ayo cepat, keburu hilang!”
[Chorus – Catchy Banget]
Makan di kondangan, perut bahagia
Gelas sirup dua, tapi gaya tetap elegan
Makan di kondangan, penuh strategi
Foto dulu biar dikira tamu VIP
[Drop]
[Verse 2]
Ketemu mantan? Senyum palsu mekar
Padahal fokus: liat bakso lewat sebentar
Nasi putih, sambal, dan opor ayam
Nikmat dunia yang sulit disamarkan
[Pre-Chorus – Satir]
Amplop diselip pelan, biar nggak ketahuan ringan
Tapi doa tetap tulus, meski amplopnya tipis, kawan
[Chorus]
Makan di kondangan, perut bahagia
Ku bawa pulang gorengan, bonus dari meja belakang
Makan di kondangan, gaya mahasiswa
Datang lapar, pulang lega
[Bridge – Parodi Megah]
Tukang foto datang, ku pose bak bangsawan
Padahal kemeja ini sisa parfum semingguan
Ku makan dengan penuh gaya
Sambil doa: “Ya Tuhan, semoga sering diundang lagi, ya!”
[Final Chorus – Uplifting & Jenaka]
Makan di kondangan, cita rasa kemenangan
Hari ini kaya raya, besok kembali sederhana
Makan di kondangan, tradisi mulia
Bukti nyata: anak kost juga bisa bergaya!
[Outro – Komedi Fade Out]
“Terima kasih sudah datang… jangan lupa piring dikembalikan ke tempatnya ya.”
[Suara anak kost pelan]
“Bang! boleh bungkus satenya satu?”