Di balik gerbang pualam putih
Anggun langkahnya, sembunyi di balik tirai
Rambutnya bagai sutra malam terurai
Kilau matanya, rembulan di kolam sunyi
Oh, putri di menara gading
Hatinya selembut kelopak mawar
Di taman istana, ia bernyanyi
Indahnya suara, membius seisi alam
Pagi menjelang, embun membasahi mahkota
Sang surya menyapa, dari jendela terukir
Sinar menari di gaunnya yang bertahta
Wajahnya damai, seindah lukisan para dewa
Oh, putri di menara gading
Hatinya selembut kelopak mawar
Di taman istana, ia bernyanyi
Indahnya suara, membius seisi alam
Tak perlu mahkota emas dan permata
Kecantikannya alami, tak ada bandingnya
Bukan hanya rupa, namun jiwa yang mulia
Lembayung senja, berbisik tentangnya
Di kerajaan yang megah dan jaya
Terukir namanya, abadi dalam cerita
Gadis jelita, pesona tiada tara
Nyanyiannya merdu, selamanya