Dulu aku ceria seolah punya segala
Tapi bila beranjak dewasa,ibuku pun suda tiada
Hariku mula terasa berat
Senyum ku mula terasa hambar
Setiap malam aku menangis,jeritanku senyap tanpa suara
tapi sesak di dada terasa perih
Aku mencari serpihan harapan pada merektapi rupanya di belakangku
Aku menjadi bahan lelucon pada merekini bukan dendam hanya saja aku tidak lupa
Hanya kerna ku tak punya pembela
Ku buka mulut, seolah akulah pesalah
Marahku di anggap biadab
Seolah aku tak punya hak bersuara