Aku tak datang membawa bulan,
tak pula menjanjikan bintang-bintang.
Aku hanya lelaki biasa,
dengan cinta yang tak biasa
untukmu—yang tak pernah biasa di mataku.
Kau mungkin lelah dengan kata,
tapi izinkan aku berkata,
bukan untuk memikat,
tapi untuk menetap.
Jika hatimu adalah pintu,
biarlah aku mengetuk tanpa memaksa.
Jika hatimu adalah lautan,
biarlah aku belajar berenang,
meski dalamnya tak terukur rasa.
Aku tak ingin kau jatuh,
aku ingin kau memilih—
karena cinta yang tumbuh dari keikhlasan
akan mengikat lebih kuat
dari sekadar janji manis sesaat.
Bila kau bersedia,
aku tak akan pergi.
Bila kau membuka,
aku tak akan menyakiti.
Dan bila kau mencinta,
aku akan mencintai
lebih dari yang bisa dijelaskan kata-kata.