[Intro]
Dalam nada sunyi ku menulis,
Kepada hatimu yang jauh di sana.
[Verse 1]
Puisi ini ku persembahkan,
Dengan harapan tak berujung di siang.
Setiap kata adalah embun pagi,
Harapan dan cinta di dalam hati.
[Pre-Chorus]
Akankah angin membawaku,
Mendekat kepadamu lebih dekat dari waktu?
Ku bacakan bait-bait ini,
Semoga bisa menjadikan kita abadi.
[Chorus]
Hai kasih, dengarkan suaraku,
Puisi ini untukmu, untuk hatimu.
Agar tiada jarak memisahkan kita,
Lewat kata, ku kan menjemput bahagia.
[Verse 2]
Di setiap rima ku sambungkan,
Setiap detik yang terasa menggoda.
Aku berjanji, setiap malam,
Kan ku ukir namamu dalam bintang-bintang.
[Pre-Chorus]
Akankah mawar mekar bersamaku,
Mendekap cinta yang takkan pernah layu?
Ku desah dalam bait puisi,
Semoga tak pernah terhenti ini.
[Chorus]
Hai kasih, dengarkan suaraku,
Puisi ini untukmu, untuk hatimu.
Agar tiada jarak memisahkan kita,
Lewat kata, ku kan menjemput bahagia.
[Bridge]
Dan jika puisi ini meluluhkan hatimu,
Akan ku bangun dunia di antara kita.
Sebagai modal untuk bersama,
Menjadi satu melangkah abadi.
[Chorus]
Hai kasih, dengarkan suaraku,
Puisi ini untukmu, untuk hatimu.
Agar tiada jarak memisahkan kita,
Lewat kata, ku kan menjemput bahagia.
[Outro]
Dengan kalimat sederhana ini,
Ku ungkapkan semua yang ada di hati.
Semoga puisi ini menuntun langkah kita,
Menuju cinta yang nyata, bersama selamanya.