(Intro) (chant / call-response)
Hei blood oooh…
Saudara sampai mati…
Hei blood oooh…
Janjiku tetap bila bila Blood!!
(Verse 1)
Yo!
Dulu kita miskin kongsi satu mee segera,
Sudu pun hilang, terpaksa pakai penjara—
Eh maksud aku penjara sudu, bukan tempat masuk dosa,
Tapi kau gelak sampai terbalik meja!
Ingat tak?
Kau jatuh motor sebab nak impress awek,
Padahal motor tak start, kaki pun shake.
Aku datang tolong tapi sempat rakam dulu,
Sekarang viral… tiga puluh view pun aku bangga dulu.
(Hook)
Kita geng selamanya, susah senang hadap sama
Ketawa gila sampai malam, janji takkan hilang
Dari pagi sampai malam, kita tetap setia
Saudara sejati, sampai tua tetap bersama
(Verse 2)
Check!
Blood makan banyak, tapi badan maintain,
Aku makan sikit, terus naik macam protein grain.
Tak apa blood, kita tetap satu geng,
Walau kau selalu lupa bayar bila kita makan keng.
Ingat masa kita main bola,
Kau goalie tapi takut kena bola—alahai laa…
Kena sikit terus drama macam telenovela,
Siap baring macam pelakon sinetron Jakarta.
(Hook)
Kita geng selamanya, susah senang hadap sama
Ketawa gila sampai malam, janji takkan hilang
Dari pagi sampai malam, kita tetap setia
Saudara sejati, sampai tua tetap bersama
(Bridge) (chant)
Angkat tangan, mari bersama
Biar dunia dengar suara kita
Satu jiwa, satu keluarga
Saudara sampai syurga
(Outro)
Blood… blood…
Saudara selamanya…
Hei blood…
Akan ku janji sampai Bila Bila Blood!