(Verse 1)
Mungkin langkahku berbeda dari dia
Untuk menemukan cinta sejati, ku punya cara sendiri
Dia bebas berkelana untuk memilih
Sedangkan aku tak bebas, rasanya terkurung di sini
(Chorus)
Ada rasa tak terduga, saat dia tunjukkan kemesraannya
Saling menyalahkan diri, kala dia pamerkan pasangannya
Seolah-olah diriku tak bisa mencari pendamping
Padahal diri ini terkurung, tak bebas mencari cinta
(Verse 2)
Dia bebas mencari dan memilih yang dia suka
Sedangkan aku tak bebas, seolah terkurung zona nyaman
Yang dia buat, tanpa ku sadari
Hingga ku sulit untuk keluar dan mencari cinta sejati
(Chorus)
Ada rasa tak terduga, saat dia tunjukkan kemesraannya
Saling menyalahkan diri, kala dia pamerkan pasangannya
Seolah-olah diriku tak bisa mencari pendamping
Padahal diri ini terkurung, tak bebas mencari cinta
(Outro)
Ku ingin bebas, ku ingin mencari
Cinta sejati, yang tak membelenggu diri
(Verse 3)
Mungkin jalan cinta kami tak sama
Dia bebas memilih, aku terikat dan terpaksa
Ada rasa iri yang tak bisa ku pungkiri
Saat dia pamerkan cintanya, seolah merendahkan diri ini
(Chorus)
Mengapa aku selalu disalahkan, atas ketidakberdayaanku?
Mengapa dia bebas mencari, sedangkan aku terpenjara waktu?
Dunia ini terasa tak adil, bagiku
Dia bebas memilih, aku terkurung dalam zona nyaman semu
(Verse 4)
Ku ingin bebas mencari cinta, tanpa batasan
Namun ku terikat oleh keadaan, yang tak bisa ku lawan
Hingga ku hanya bisa memendam rasa
Dan iri melihat kebahagiaan orang lain
(Chorus)
Mengapa aku selalu disalahkan, atas ketidakberdayaanku?
Mengapa dia bebas mencari, sedangkan aku terpenjara waktu?
Dunia ini terasa tak adil, bagiku
Dia bebas memilih, aku terkurung dalam zona nyaman semu
(Outro)
Ku berharap suatu saat nanti, ku bisa bebas
Dan menemukan cinta sejati, tanpa ada yang membatasi