kau yang ku banggakan
kau yang menggoreskan luka
kau yang mencintai
kau juga yang menyakiti
haruskah air mataku
mengalir setiap waktu
saat aku mengingat kenanganmu..
aku duduk terdiam di tengah kesunyian menatap langit yang enggan berbicara
luka yang engkau beri
membuat sakit hati
bagaikan pisau
menggoreskan hati
kau pergi bersama
semua kenangan kita
kau pergi meninggalkanku