(Verse 1)
Amir namaku turing hobiku
Di jalanan, saat senja,
Kutemui dirimu, oh motor merahku.
Warnamu membara, jadi penanda,
Temani aku ke ujung dunia.
(Chorus)
Motor merahku, sahabat setia,
Melaju kencang, tak kenal lelah.
Menembus kota, jelajahi desa,
Bebaskan jiwaku, penuh tawa.
(Verse 2)
Angin berhembus, menerpa wajah,
Lampu jalan jadi saksi bisu.
Setiap tikungan, setiap tanjakan,
Kisah baru tercipta, di setiap putaran.
(Chorus)
Motor merahku, sahabat setia,
Melaju kencang, tak kenal lelah.
Menembus kota, jelajahi desa,
Bebaskan jiwaku, penuh tawa.
(Bridge)
Saat hati gundah dan resah,
Kau tak pernah tinggalkanku sendirian.
Getaran mesinmu, jadi irama,
Menghibur jiwa, usir duka.
(Chorus)
Motor merahku, sahabat setia,
Melaju kencang, tak kenal lelah.
Menembus kota, jelajahi desa,
Bebaskan jiwaku, penuh tawa.
(Outro)
Terus melaju, tanpa ragu,
Sampai nanti, di ujung waktu.
Terima kasih, motor merahku,
Kau lebih dari sekadar turing.