INTRO
(Clean guitar picking + piano lembut + reverb luas, sangat kosong & sunyi)
Langkahmu… semakin jauh…
VERSE 1
Hari itu kau melangkah pergi
Tanpa menoleh sekali lagi
Aku berdiri tanpa suara
Menahan semua luka
Langit kelabu turut menangis
Mengiringi perpisahan ini
Aku cuba menahan waktu
Namun semuanya berlalu
VERSE 2
Janji kita tinggal kenangan
Hilang bersama perjalanan
Aku di sini sendiri
Menghadapi sepi
Bayangmu masih di mataku
Walau kau bukan lagi milikku
Segala tawa yang pernah ada
Kini menjadi luka
PRE-CHORUS
Aku cuba memahami
Mengapa semua terjadi
Namun hati ini tetap bertanya
Di mana silapnya kita
CHORUS (HOOK UTAMA)
Perginya Puteri dari hidupku
Membawa separuh jiwaku
Kini tinggal aku sendiri
Dalam sepi tanpa dirimu
Perginya Puteri dari hatiku
Meninggalkan luka yang pilu
Jika ini takdir cintaku
Mengapa harus kau yang ku rindu
VERSE 3 (EMOSI TAMBAHAN)
Malam menjadi saksi bisu
Tangisan yang tak kau tahu
Aku menjerit dalam diam
Namun kau tak lagi mendengar
Setiap jalan yang ku lalui
Masih terbayang wajahmu lagi
Seolah dunia berhenti
Saat kau pergi dari sini
PRE-CHORUS 2
Biar waktu terus berlalu
Namun hatiku tetap di situ
Mencari bayang yang hilang
Dalam kenangan yang panjang
CHORUS 2 (LEBIH BESAR)
Perginya Puteri dari hidupku
Membawa separuh jiwaku
Kini tinggal aku sendiri
Dalam sepi tanpa dirimu
Perginya Puteri dari hatiku
Menghapus semua yang dulu
Walau ku cuba melupakan
Namamu tetap ku sebutkan
GUITAR SOLO
(Melodic slow rock solo – bend tinggi, sustain panjang, tone menangis, ikut melodi chorus)
BRIDGE (DROP – PALING SAKIT)
Jika kau bahagia di sana
Aku rela melepaskanmu
Walau hati ini terluka
Aku tetap menyayangimu
Jika ini akhir cerita
Biarlah aku yang terluka
Kerana mencintaimu
Tak pernah aku sesali
FINAL CHORUS (KEY NAIK – PECAH EMOSI)
Perginya Puteri dari hidupku
Membawa separuh jiwaku
Kini tinggal aku sendiri
Dalam sepi tanpa dirimu
Perginya Puteri dari hatiku
Takkan pernah ku melupakanmu
Walau dunia berubah nanti
Cintaku tetap di sini
Ulang (crowd sing-along)
Perginya Puteri…
Perginya Puteri…
OUTRO
(Guitar clean kembali, perlahan fade)
Dan aku masih di sini…
Menunggu bayang yang takkan kembali…