**Verse 1**
Yo, lihat dia, bingung di persimpangan,
Hati bergetar, pikiran tak menentu,
Satu hari ceria, besoknya kelam,
Manusia labil, hidupnya penuh drama,
Bisa jadi raja, tiba-tiba jadi hamba,
Keputusan berubah, kayak angin yang melamba.
**Chorus**
Manusia labil, siapa yang bisa mengerti?
Perasaan berputar, kayak roda yang tak berhenti,
Satu langkah maju, dua langkah mundur,
Dalam dunia ini, semua terasa kabur.
**Verse 2**
Senyum di wajah, tapi hati berontak,
Kata-kata manis, tapi semua hanya topeng,
Mencari jati diri, tapi tak kunjung ketemu,
Dalam keramaian, dia tetap merasa sendirian,
Teman di sekeliling, tapi jiwa terasing,
Mencari arti hidup, tapi semua terasa hampa.
**Chorus**
Manusia labil, siapa yang bisa mengerti?
Perasaan berputar, kayak roda yang tak berhenti,
Satu langkah maju, dua langkah mundur,
Dalam dunia ini, semua terasa kabur.
**Bridge**
Kadang dia terbang tinggi, kadang jatuh terpuruk,
Bingung dengan pilihan, semua terasa rumit,
Cinta datang pergi, seperti ombak di pantai,
Dia berusaha bertahan, tapi kadang ingin pergi jauh.
**Verse 3**
Jangan judge dia, karena hidup tak mudah,
Setiap langkahnya, penuh dengan rasa luka,
Dia butuh waktu, untuk menemukan jalan,
Manusia labil, tapi tetap berjuang,
Kita semua sama, dalam perjalanan ini,
Mencari arti hidup, dalam setiap detik yang kita jalani.
**Chorus**
Manusia labil, siapa yang bisa mengerti?
Perasaan berputar, kayak roda yang tak berhenti,
Satu langkah maju, dua langkah mundur,
Dalam dunia ini, semua terasa kabur.
**Outro**
Jadi ingat, kita semua punya cerita,
Manusia labil, tapi tetap berharga,
Jangan pernah berhenti, untuk mencari cahaya,
Karena di balik gelap, ada harapan yang nyata.