(Verse 1)
Aku bukanlah insan yang diidamkan
oleh dirinya yang seringkali kupuja
tapi engkaulah segalanya
buat diri yang hina ini
sering aku memujaimu
(Pre-chorus)
walau sering tidak terlihat
walau kusering diabaikan
tapi tetap kumenunggumu
(Chorus)
Aku mungkin sedang berkhayal
bahwa kau akan menjadi milikku
jalani hidup bersama berdua
nikmati hidup hingga ke hari tua
walau ini hanya khayalan semata
tetap kuberharap agar menjadi nyata
kaubagaikan kejora yang menyinari
buat hidupku yang suram ini
(Verse 2)
kaubagaikan bulan yang dipagari bintang
kirananya laksana sahmura
sungguh terpaku melihatmu
cantik bagaikan bidadari
tidak pantas kubersamamu
sebelum kaupamit dariku
lalu menghantam dengan kenyataan
izinkan kuberangan sejenak.
(Pre-chorus)
walau sering tidak terlihat
walau kusering diabaikan
tapi tetap kumenunggumu
(Chorus)
Aku mungkin sedang berkhayal
bahwa kau akan menjadi milikku
jalani hidup bersama berdua
nikmati hidup hingga ke hari tua
walau ini hanya khayalan semata
tetap kuberharap agar menjadi nyata
tetap kuberharap agar menjadi nyata
kaulaksana purnama yang bersinar
memberi harapan kepadaku
(Instrumental Interlude)
(Pre-Chorus)
walau sering tidak terlihat
walau kusering diabaikan
tapi tetap kumenunggumu
(Chorus)
Kerna mungkin saja kumasih berkhayal
bahwa kaukan menjadi milikku
jalani hidup bersama berdua
nikmati hidup hingga ke hari tua
walau kutahu ini sekadar khayalan
(Outro)
Tapi tetap kuberharap agar menjadi miliknya
walau hanya seketika cuma
masih kuberandai kaumenjadi milikku.