ouhhhh.... ahh....ouh..hmmmmmm....
melenyap wajah mu dari pancaindahku amat lah paya,
Rindu yang kelak mengusang,
kan terulang selamanya ahhh selamanya..
Di penghujung senja hadir ,
Mu masih jua tak kunjung tiba,
Malam yang terundang mengalunkan irama sepi yang hampir sama,
Mengajak harapan ku pulang ,
menanti mu kembali si gerbang lena , hingga kelarut fajar,
Mimpi yang di undang tak sudi singgah menjelma,
Dalam pertemuan tiada ramalan yang menghalang,
tumpangan kasih ku di hati mu terus bercahaya,
Tanpa bayangan pemisa senyap kau jarakkan jurang,
jauh dari sudut andaian
cinta mu pergi jua akhirnya...
Tinggal lah aku seorang diri merawat luka ku sendiri ,
Dan penawarnya masih belum ke temui,
Larah yang bertahun lamanya seakan terabadi di hati,
Hingga dalam tidur ku sering tak lena, bagai di huni mimpi ngeri? ahhh mimpi ngeri....
hmmmm.......
"diriku sangat sukar untuk melupakanmu. Kerinduan ini terus berulang dan membuatkan ku semakin sedih, seolah-olah tiada akhirnya"
aku terus menunggumu, bahkan hingga senja berakhir, tetapi dirimu? tidak pernah datang. Malam selalu terasa sepi dan sama.
Aku ingin berhenti berharap dan berehat, tetapi diri ini terus menunggumu hingga pagi tiba.
Mimpi indah pun enggan menghampiri diriku.
"Dahulu, tiada siapa yang menyangka kita akan berpisah. Cinta ku padamu sangat besar dan bersinar di hatimu. Tetapi tanpa diduga, kamu diam-diam menjauhi diriku. Akhirnya, cintamu pergi juga"
Sekarang aku bersendirian, cuba menyembuhkan luka di hati ku ini,
Aku belum menemui cara untuk mengatasi Rasa sakit ini,
Sudah bertahun-tahun dan seolah-olah abadi di hati ini.
Bahkan dalam tidurku, aku sering tidak dapat tenang kerana mimpi buruk terus menghantui diriku.
hmmm...ahhhaaaa...ahhhaa.....