Verse 1
Di bawah langit merah putih menjulang,
Ada janji makan gratis menggiurkan — tapi
Sawah rusak, guru tanpa ruang,
Infrastruktur rapuh, harapan menipis perlahan.
Pre-Chorus
Mereka tertawa di tenda mewah Magelang,
Sementara rakyat kelaparan menunggu angin baru—
Apakah ini demokrasi, atau sekadar sandiwara?
Chorus
Di bawah bayang janji, aku bertanya,
Apakah rakyat hanya rintik hujan yang dilupa?
Ketika mereka potong anggaran pendidikan dan jalan,
Tapi belanja glamping dan istana tanpa ragu?
Verse 2
Hilangnya Sri Mulyani seperti hilangnya keyakinan,
Rupiah merosot, bursa pun terguncang—
Rakyat diuji harga naik, inflasi membara,
Tapi pejabat kabur ke zona nyaman yang bangga.
Bridge
Kini pemuda di jalan berdiri tegak,
Menentang TNI kembali ke pangkuan sipil—
Tulis sejarah bukan lembaran yang dibeli,
Jangan biarkan demokrasi lenyap dalam senyap militer.
Chorus (Ulangan)
Di bawah bayang janji, aku bertanya,
Apakah rakyat hanya rintik hujan yang dilupa?
Korupsi tersembunyi dibalik tajuk berita,
Rakyat menjerit—berapa lagi yang peduli?
Outro
Jika demokrasi adalah lagu, biarlah rakyat jadi syairnya,
Bukan suara kosong yang hanya didengar di aula,
Mari kita balas sunyi dengan nyanyian kebenaran,
Karena di sanubari Indonesia, harapan tak boleh padam.