VERSE 1
Malam merayap perlahan,
masuk ke sela-sela pikiranku.
Ada bayangan yang memanggil namaku,
dari tempat yang tak pernah kukenal.
Aku duduk menatap langit,
tapi tak ada satu bintang pun menjawab.
Hanya sunyi yang menggantung,
seperti tali yang siap menarikku jatuh.
---
PRE-CHORUS
Dan aku mulai bertanya…
berapa lama waktu ini tersisa?
Dan aku mulai goyah…
antara ingin hidup atau hilang begitu saja.
---
CHORUS
Sebelum nafasku hilang,
biarkan aku bicara sedikit saja.
Aku masih takut meninggalkan,
semua jejak yang bahkan belum sempat kubuat.
Sebelum langkahku berhenti,
peluklah bayangku sekali lagi.
Aku tidak siap pergi malam ini,
aku masih ingin hidup… meski setengah mati.
---
VERSE 2
Jam terus berdetak seperti ancaman,
suara yang tak bisa kupadamkan.
Setiap detik terasa seperti pisau tipis,
menggores pelan tapi pasti.
Aku mencari wajahku di cermin,
tapi yang kembali hanya kosong.
Seolah waktu sedang mencuriku,
bagian demi bagian tanpa suara.
---
PRE-CHORUS 2
Dan aku masih bertanya…
jika aku hilang, siapa yang akan tahu?
Dan aku masih berharap…
ada alasan bagiku untuk bertahan.
---
CHORUS 2
Sebelum nafasku hilang,
biarkan aku bicara jujur malam ini.
Aku belum sanggup menyambut gelap,
aku belum siap melepaskan mimpi.
Sebelum langkahku berhenti,
biarkan dunia mendengarku sekali lagi.
Aku tidak ingin mati malam ini,
meski takut telah hidup di dalam diri.
---
BRIDGE
Lihat aku…
retak tapi masih mencoba berdiri.
Dengar aku…
rapuh tapi masih ingin disini.
Jika malam datang menjemput,
bisakah aku tunda sebentar saja?
Hanya sebentar…
untuk belajar tak takut pada akhirnya.
---
FINAL CHORUS
Sebelum nafasku hilang,
aku ingin merasakan hidup sepenuhnya.
Sebelum tubuhku membeku,
aku ingin berkata “aku sudah mencoba.”
Sebelum langkahku berhenti,
biarkan aku memilih jalanku sendiri.
Aku tidak siap mati…
tapi aku juga tak ingin lari.
---