[Verse 1]
Aku bangun di lumpur, bau besi
Jari gemetar pegang pelatuk, bibir basi
Helm penuh gores, nama teman disilang
Foto keluarga di saku, warna mulai pudar hilang
[Pre-Chorus]
Tanah bergetar, doa berantakan
Langit memerah, waktu dipatahkan
Siapa yang pulang?
Siapa yang tinggal di bayang?
[Chorus]
Aku prajurit di parit seperti neraka
Langkah maju meski jantung mau pecah
Serbuan artileri hancurkan segala kata
Tapi suaraku masih hidup, masih teriak (masih teriak)
[Verse 2]
Tank baja merayap, rantai makan batu
Asap hitam menari, nutup matahari jatuh
Teriak bercampur, takut, marah, tawa gila
Nama dipanggil, kadang cuma sisa udara
[Pre-Chorus]
Tanah bergetar, doa berantakan
Langit memerah, waktu dipatahkan
Siapa yang pulang?
Siapa yang tinggal di bayang?
[Chorus]
Aku prajurit di parit seperti neraka
Langkah maju meski jantung mau pecah
Serbuan artileri hancurkan segala kata
Tapi suaraku masih hidup, masih teriak (masih teriak)
[Bridge]
Kalau ini akhir, tulis di batu
Aku pernah takut, tapi tetap maju
Darah di seragam, namaku di tanah
Di tengah gemuruh, ku rap sampai lelah
[Chorus]
Aku prajurit di parit seperti neraka
Langkah maju meski jantung mau pecah
Serbuan artileri hancurkan segala kata
Tapi suaraku masih hidup, masih teriak (masih teriak)