[Verse 1]
Kau datang dengan ambisi
di baliknya setajam pisau
Mulutmu penuh doa palsu
tanganmu kotor oleh nafsu
Kau sebar api di jalanan
lalu pura-pura jadi pahlawan
Satu tangan menutup luka
satu tangan lagi menebar dusta
[Verse 2]
Aku lihat jejak di langkahmu
Amarah itu yang kau sembunyikan
Kau balikkan benci jadi sopan
bibirmu tenang, hatimu buas
Kau bawa nama tuhan di mulutmu
biar semua lupa ada luka di doamu
Tapi dosa tak bisa kau sembunyikan
topengmu jatuh, di kaki mu sendiri
[Chorus]
Topeng angkara itu
jatuh dan kau injak sendiri
Topeng angkara itu
Hancur karena nafsu serakahmu
Kau yang maha munafik
kau yang meraung sendiri
Kau yang maha munafik
tertelan amarah sendiri(tertelan benci)