Sesungguhnya,
gaji itu hanyalah sebuah ilusi.
Baru datang, lalu pergi, tanpa permisi
Hitungan gajian itu, satu dua tiga,.
Tanggal satu terima,
tanggal dua bayar utang,
tanggal tiga tepuk jidat
Gaji itu ibarat lagunya Letto.
Kau datang dan pergi,
oh begitu saja
Tanggal tua serem lihat isi dompet.
Isinya Pattimura semua
Gaji itu datangnya bulanan,
habisnya seminggu.
Gaji tersayangku,
Aku berharap, kamu bisa tinggal bersamaku untuk waktu yang sangat lama.
Uang gajian, gak dibawa mati,
tapi kalau gak ada bisa makan hati
Merdeka adalah,
saat Soekarno dan Hatta
berbaris rapi di dalam dompet.
Jika yang berbaris Pattimura
Berarti belum merdeka
Gajian sebentar lagi
Harap dipersiapkan mentalnya
Saldo Ate em yang
bertambah di akhir bulan
sejatinya, adalah tagihan menyamar
Selamat tinggal gajiku
hati-hati di jalan!!
Bulan depan, kita bertemu lagi
Tetap tersenyum
Tetap tabah dan sabar
Ya bolo ku.. Ya dulur ku..
Tetap tabah dan sabar
Ya bolo ku.. Ya dulur ku..