Tahukah kau jika diri ini telah menikmati setiap detik saat kita bersama, karena ku tahu ketika kau pergi, maka semua itu sudah dalam ingatanku Bodohnya aku terlena dalam untaian kata indah darimu, hingga akhirnya ku tenggelam dengan kenanganmu Aku tak pernah tersesat ketika berpetualang, kecuali saat masuk dalam hatimu. Dan hanya senyummu yang merambat dalam ingatan, menjeratku dengan kenangan yang terjadi berulang-ulang “Setidaknya tersenyumlah tanpa diriku, jika memang kau tak bahagia denganku. Mencintai orang yang tidak cinta, berharap pada hal yang tidak pasti, dan peduli pada mereka yang acuh. Pada saatnya sakit itu akan muncul ketika penyesalan nanti,” Raditya Dika. “Jika memang aku harus mengajarimu cara mencintaiku atau sekedar memberitahuku, maka jaga cinta itu dan juga kata-katamu.