Si anak pari-pari termenung di kali
Katanya sayapnya terkoyak lagi
Bagaimana ‘kan kupulang ke indera pertiwi
Tempat yang jauh lagi sakti, di sebalik jalur warna pelangi
Dan setiap kali gerhana matahari
Hatinya gugur berjatuhan ke bumi
Hati anak pari-pari tiada umpama Perasaannya penuh, kasih isinya
Jika sang rerama tertusuk sembilu bunga
Dia akan terguris luka dan berair mata
Atau pecah atmanya berderaian mutiara
Menyentuh sinar bintang kesumba Ataupun merintikkan gerimis senja berpanca warna