[Intro – Spoken Word, dengan gitar clean delay + build-up double kick]
Dalam gelap, kami bermula
Dengan darah, tanah ini dibayar
Dari luka, lahir bangsa
Dari azam, nyala merdeka
---
[Verse 1 – Groove riffing + syncopated rhythm]
Jerit malam bersatu gema
Peluru dijawab dengan suara
Tangan kosong, jiwa penuh bara
Tiada mundur, tiada rela
Dirantai tubuh, bebas jiwa
---
[Pre-Chorus – Melodic clean vocal + harmonized guitars]
Bulan menyaksi sumpah berani
Tanah ini bukan sekadar warisan
Ia nadi, ia darah
Yang mengalir dalam setiap insan
---
[Chorus – Screamed + clean blend]
🎤 MERDEKA! Bukan sekadar laung
Ia jerih perih leluhur agung
🎤 MERDEKA! Dari tirani dan bohong
Kami berdiri, terus menyongsong
---
[Bridge – Time signature shift, ambient + technical solo]
(5/8 – 7/8 – 4/4)
Langit retak, tapi kami tidak
Di bawah runtuh, semangat tegak
Bendera naik, bukan kertas
Ia saksi darah yang bebas
---
[Verse 2 – Low growl + fast double pedal]
Dari Melaka ke Sabah tanah
Jejak pahlawan tak pernah punah
Di celah baja dan api
Kami dirikan mimpi yang realiti
---
[Breakdown – Polyrhythm + gang shout]
🔥 BANGKIT!
🔥 BANGKIT!
🔥 JANGAN LUPA AKAR KITA!
🔥 BANGKIT!
🔥 BANGKIT!
🔥 MARUAH BUKAN UNTUK DIBINA – TAPI DIPERTAHAN!
---
[Final Chorus – Epic layered vocals]
🎤 MERDEKA! Bukan lagu lama
Ia janji yang terus menyala
🎤 MERDEKA! Dalam tiap generasi
Kami pewaris perjuangan abadi
---
[Outro – Clean guitar fade, spoken whisper]
Tanah ini bukan milik mereka yang diam…
Tapi mereka yang berani bersuara...
Dan terus melangkah.