Verse 1
Ceritakan tentang sosok pejabat yang disanjung, dihormati
Di balik jas dan dasinya tersembunyi keserakahan
Rakyat percaya, namun diam-diam dia mencuri
Sekolah, rumah sakit, jalan rusak—semua jadi korban
Chorus
Uang rakyat ditelan tanpa malu
Tapi di pengadilan dia tersenyum
Bebas berjalan, dihormati di depan kamera
Sementara rakyat menunggu keadilan yang tak pernah nyata
Verse 2
Digambarkan pesta mewah di balik jeruji istimewa
“Hukuman” hanya panggung sandiwara
Saksi dibeli, bukti dikaburkan
Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas
Bridge
Rakyat bertanya: apakah hukum hanya milik yang kaya?
Apakah keadilan harus dibeli dengan harga nyawa?
Anak kecil lapar, ibu menangis
Tapi si pejabat tertawa dalam gedung tinggi
Chorus (ulang)
Uang rakyat jadi darah di tangannya
Tapi tak ada borgol di pergelangannya
Dunia pura-pura buta dan tuli
Tangan kotor, tapi dasinya selalu rapi
Outro
Ini bukan lagu, ini jeritan luka
Tentang negeri yang dicuri tanpa suara
Selama yang jahat bisa beli hukum
Keadilan hanya tinggal kata kosong di album