[Intro] (spoken, suara serak) Yeah... Bismillah... Jangan pernah memandang rendah... Karena semua yang kita genggam... Hanyalah titipan...
[Verse 1] Kulihat saudara menahan lapar... Namun yang lebih pedih, dihina manusia... Bukan perut yang paling menyiksa... Tapi hati yang robek karena dicela...
Kita berjalan dengan penuh harta... Seakan semua milik selamanya... Padahal setiap rezeki yang kita bawa... Ada hak mereka yang Allah titipkan...
[Pre-Chorus] Astagfirullah... Ampuni lisan yang melukai... Ampuni hati yang terlalu tinggi... Lembutkan jiwa ini...
[Chorus] Jangan hina orang miskin... Mungkin mereka lebih mulia di sisi Rabbul 'Alamin... Rezekimu bukan karena hebatmu... Semua hanya titipan dari Tuhanmu...
Ulurkan tangan... Jangan hanya pandang... Karena kelak semua... Akan diminta pertanggungjawaban...
[Verse 2] Sepiring nasi mampu hilangkan lapar... Tapi hinaan tinggal jadi luka... Jangan biarkan kesombongan... Menjadi penghalang menuju surga...
Hari ini kita diberi... Esok mungkin semua pergi... Tak ada yang kekal di dunia... Selain amal dan cinta kepada-Nya...
[Bridge] (musik melambat, vokal penuh emosi) Ya Allah... Jadikan kami hamba yang bersyukur... Lembutkan hati kami... Agar tak pernah merendahkan sesama... Karena yang paling mulia... Hanyalah yang paling bertakwa...
[Final Chorus] Jangan hina orang miskin... Karena kemuliaan bukan di harta... Berbagi kasih... Berbagi rezeki... Semoga Allah ridha...
[Outro] Astagfirullah... Alhamdulillah... Laa ilaha illallah... Muhammadur Rasulullah...