Matahari terbit di ufuk yang berbeda
Membasuh sisa debu dari tahun yang lama
Kemarin hanyalah jejak, bukan penjara
Hari ini kita tulis lagi babak pertama
Tak perlu lari jika kaki masih letih
Cukup melangkah walau perlahan sekali
Karena langit tak pernah menuntut kita
Untuk terbang sebelum sayapnya sedia
Di garis baru ini, kita mulai lagi
Menenun mimpi dari benang-benang hari
Lupakan luka yang sempat mengunci diri
Biarkan harapan tumbuh di sela jari
Oh, kita mulai lagi...
Lihatlah cermin, temukan kawan sejati
Sosok yang bertahan melalui badai sunyi
Jangan terlalu keras pada detak jantungmu
Ia telah berjuang hebat untuk menemanimu
Masa depan bukan teka-teki yang menakutkan
Tapi tanah kosong yang siap kita tanamkan
Benih-benih tawa, doa, dan keberanian
Sampai berbuah manis di masa depan
Di garis baru ini, kita mulai lagi
Menenun mimpi dari benang-benang hari
Lupakan luka yang sempat mengunci diri
Biarkan harapan tumbuh di sela jari
Satu langkah...
Dua langkah...
Kita sampai di sana.