[Verse 1]
Kita berjalan seperti biasa
Kamu cerita tentang hal yang lucu dan aku tertawa
Padahal ada debaran di jantungku
Aku temani semua waktumu
Namun kamu tak pernah lihat
Bagaimana aku menatapmu diam-diam dari jauh
Aku simpan semua degup ini
Di balik senyum yang kamu panggil “teman”
[Pre–Chorus]
Aku ingin jujur
Tapi takut kehilanganmu
Kamu terlalu berarti
Untuk sekadar kurelakan pergi
[Chorus]
Jika kamu tahu
Nama yang paling sering kusebut itu namamu
Dalam doa yang tak pernah bersuara
Andai kamu bisa dengar
Suara hatiku yang pelan
Mungkin kamu akan sadar
Bahwa aku mencintaimu diam-diam
[Verse 2]
Kamu cerita tentang orang yang kamu suka
Dan aku cuma bisa bilang, “Semoga bahagia.”
Jika kamu tahu...
Mungkin hatiku tak akan sesakit ini
[Bridge]
Jika suatu hari kamu membaca hatiku
Aku hanya ingin kamu tahu
Cintaku tidak meminta balasan
Hanya ingin tetap di dekatmu
[Chorus]
Jika kamu tahu
Nama yang paling sering kusebut itu namamu
Dalam doa yang tak pernah bersuara
Andai kamu bisa dengar
Suara hatiku yang pelan
Mungkin kamu akan sadar
Bahwa aku mencintaimu diam-diam
Owoooo~
Meski akhirnya
Hatimu bukan untukku
Aku tetap bersyukur pernah menjaga
Perasaan sebesar ini untuk seseorang sepertimu
Karena mencintaimu diam-diam
Adalah cara paling lembut
Yang bisa kulakukan
Agar kamu tetap ada di hidupku
Jika kamu tahu
Nama yang paling sering kusebut itu namamu
Dalam doa yang tak pernah bersuara
Andai kamu bisa dengar
Suara hatiku yang pelan
Mungkin kamu akan sadar
Bahwa aku mencintaimu diam-diam
[Outro]
Karena aku adalah
Teman yang jatuh cinta tanpa permisi