(Verse 1)
Kau datang bagai badai, marahmu membara
Namun di balik itu, manja menggoda
Jahilmu kadang buatku geleng kepala
Tapi entah mengapa, aku suka
(Chorus)
Pemarah manja, itulah dirimu
Jahilmu buatku tersenyum selalu
Kau unik, berbeda, tak ada duanya
Itulah mengapa aku luluh padamu
(Verse 2)
Saat kau merajuk, bibirmu mengerucut
Ingin rasanya ku cubit pipimu yang lucu
Kau selalu punya cara membuatku terpukau
Dengan segala keanehanmu
(Chorus)
Pemarah manja, itulah dirimu
Jahilmu buatku tersenyum selalu
Kau unik, berbeda, tak ada duanya
Itulah mengapa aku luluh padamu
(Bridge)
Mungkin kau tak sempurna di mata mereka
Tapi bagiku, kau istimewa
Segala kekuranganmu, justru jadi daya tarik
Membuatku semakin jatuh hati
(Chorus)
Pemarah manja, itulah dirimu
Jahilmu buatku tersenyum selalu
Kau unik, berbeda, tak ada duanya
Itulah mengapa aku luluh padamu
(Outro)
Terima kasih telah menjadi dirimu
Yang selalu Pemarah dan manja,
sehingga aku selalu cintai kamu,
Sayang ku