[Verse 1]
Pernah jatuh tapi ku sabar
Menahan sesak di dada
Kupeluk luka yang tersisa
Belajar kuat dari kecewa
Aku berjalan tanpa tuntut
Tak lagi berharap lebih
Karena cinta yang kupeluk
Kini kupeluk untuk diriku sendiri
[Verse 2]
Aku lelah menunggu tanda
Dari hati yang tak menetap
Kupahami tak semua rasa
Ditakdirkan untuk menetap
Jika dulu aku bertahan
Kini aku memilih pulang
Bukan karena tak mencinta
Tapi karena ingin tenang
[Reff]
Bila cinta harus terluka
Agar hati belajar dewasa
Biarlah ini jadi akhir
Yang tak menyisakan benci
Aku pernah jatuh berharap
Kini berdiri tanpa tanya
Yang ku jaga bukan namamu
Tapi damai di dalam jiwa
[Interlude – FULL INSTRUMENTAL]
• 8–12 bar instrumental
• Piano / gitar petik minor
• Bass masuk perlahan di bar ke-3
• String pad mengembang tipis
• Drum sangat halus (brush / kick lembut)
— tanpa vokal, beri ruang napas —
(jeda 1 ketukan, instrumen turun)
[Reff Akhir]
Jika kelak kau mengerti
Arti sebuah kehilangan
Jangan cari aku di masa lalu
Aku sudah sampai tujuan
Pernah jatuh tapi ku sabar
Kini bangkit dengan sadar
Tak semua yang pergi kalah
Kadang ia sedang menyelamatkan
[Outro]
Aku tutup cerita ini
Dengan senyum paling jujur
Aku pernah mencintaimu
Dan itu… sudah cukup