[Intro]
(Solo Suling Bambu Melengking - Nada Minor)
(Masuk Gendang Ketipung & Tabla - Tempo Sedang)
[Verse 1]
Tak sengaja... ku lewat di depan sana...
Bukan maksud hati... untuk curiga...
Tapi apa... yang kulihat kini...
Engkau duduk... bermesraan dengannya...
[Verse 2]
Lidahku kelu... tak mampu menyapa...
Kakiku kaku... terpaku di bumi...
Dunia terasa... gelap seketika...
Darah di badan... berhenti mengalir...
[Chorus]
(High Pitch Emotional Vocal - Menangis)
(Heavy Dangdut Beat - Hentakan Gendang)
Bagaikan... disambar petir di siang bolong...
Hancur... luluh lantak hatiku ini...
Teganya engkau... bermain gila di depan mataku...
Di mana... di mana sumpah setiamu dulu...
[Interlude]
(Melodi Mandolin Orkes)
(Solo Suling Bambu Menyayat)
(Irama Tabla Dominan)
[Verse 2]
(Ulang dengan emosi lebih dalam)
Lidahku kelu... tak mampu menyapa...
Kakiku kaku... terpaku di bumi...
Dunia terasa... gelap seketika...
Darah di badan... berhenti mengalir...
[Chorus]
(High Pitch Emotional Vocal - Wailing/Ratapan)
(Heavy Dangdut Beat)
Bagaikan... disambar petir di siang bolong...
Hancur... luluh lantak hatiku ini...
Teganya engkau... bermain gila di depan mataku...
Di mana... di mana sumpah setiamu dulu...
[Outro]
Cukup sudah...
Tak perlu kau jelaskan lagi...
Semua sudah... terbukti...
(Fade Out - Suling dan Gendang)