(intro )
(Verse 1)
Siapa yang peduli
Susah hatimu
Tak ada yang mengerti
Beban hidupmu
Berpijak pada batu
Menghirup debu-debu
Dibawah matahari
Menghantam sendiri
(Intro)
(Verse 2)
Tak ada airmata
Hanya sungai mengalir
Slalu tunjukan tawa
Dari batin yang getir
Takdir seorang lelaki
Jadi pemikul beban
Tetap kuatkan bahu
Dan terus berjuang
(Bridge)
Jelas sudah
Arti sebuah
Pengorbanan
(Chorus)
Bila malam telah menjelang
Lelah keringat disandarkan
Senyum mu adalah imbalan
Atas semua perjuangan
(Melodic)
(Solo harmonica)
Tak ada air mata
Hanya sungai mengalir
Tak ada keluh kesah
Hanya butuh berfikir
Takdir seorang lelaki
Jadi pemikul beban
Tetap kuatkan kaki
Dan terus berjuang
(Bridge)
Inilah pemuda Nusantara
(Final chorus)
Bila malam telah menjelang
Lelah keringat ditangguhkan
Senyum mu adalah imbalan
Atas semua perjuangan
Saat mimpimu telah tenang
Do'a dan harap dipanjatkan
Esok hari kan menjelang
Kembali ke Medan perang
Oooo,,
Oooo,,
Oooo,,
Pemuda Nusantara
(Melodic)
(Outro)
[Male Vocal]