### Lirik Bakar Rokok dan Secangkir Kopi
(Verse 1)
Mata sepet, nyawa masih di bantal
Jam dinding sudah merengek, minta tolong dibangunkan
Kepala mumet, mimpi semalam dikejar cicilan
Tapi ada ritual yang tak boleh terlupakan
(Chorus)
Bakar rokok, tarik napas, buang semua beban
Seduh kopi, aduk-aduk, biar pahitnya hilang
Dua sejoli di pagi hari, tak bisa dipisahkan
Mata melek, dompet lemas, tapi hidup terasa gampang
(Verse 2)
Cari korek di saku celana, kok isinya cuma receh
Beli rokok sebungkus, tukang warung senyumnya meledek
"Mas, utang kemarin belum lunas!" katanya sambil ketawa
Aku cuma nyengir kuda, pura-pura budek telinga
(Chorus)
Bakar rokok, tarik napas, buang semua beban
Seduh kopi, aduk-aduk, biar pahitnya hilang
Dua sejoli di pagi hari, tak bisa dipisahkan
Mata melek, dompet lemas, tapi hidup terasa gampang
(Bridge)
Rokok tinggal sebatang, kopi tinggal ampasnya
Napas terasa sesak, dompet makin merana
Tapi ada ide cemerlang, "Besok ngerokok punya teman!"
Kopi di kafe pun, "Mas, tolong di-traktir, ya?"
(Outro)
Ritual pagi yang penuh drama, antara nikmat dan sengsara
Jantung berdebar kencang, kantong makin tipis
Ah, sudahlah, hidup cuma sekali
Bakar rokok lagi, sambil ngopi, biar nggak mati gaya.