[Verse 1]
Koper di sudut pintu
Baju terlipat rapi
Kau cek kunci di saku
Aku cek napas sendiri
Kau bilang cuma sebentar
“Nanti juga biasa lagi”
Tapi jarum jam di dinding
Seperti ngetawain hati
[Chorus]
Kau tanya
“Sayang
Ada yang ketinggalan?”
Senyumku pecah
Mataku tahan
Cuma jawab
“Kayaknya udah aman”
Padahal yang tertinggal aku di ruang depan
Kau peluk
“Jaga diri di sana”
Di kepalaku cuma satu tanya
Kalau aku yang kau tinggalkan
Siapa yang urai rindu di rumah?
[Verse 2]
Aku sisipkan doa
Di saku jaket favoritmu
Tulis nama kita berdua
Di kertas kecil yang kuselipkan dulu
Kau cek smartphone
Cek charger
Tanya lagi untuk yakinkan
Aku ngangguk sambil gemetar
Takut suara patah di tenggorokan
[Chorus]
Kau tanya
“Sayang
Ada yang ketinggalan?”
Senyumku pecah
Mataku tahan
Cuma jawab
“Kayaknya udah aman”
Padahal yang tertinggal aku di ruang depan
Kau peluk
“Jaga diri di sana”
Di kepalaku cuma satu tanya
Kalau aku yang kau tinggalkan
Siapa yang urai rindu di rumah?
[Bridge]
Nanti kalau rindu
Bolehkah aku pura-pura kuat?
Nanti kalau sepi
Bolehkah aku salahkan jarak? (hey)
Kau bawa mimpi
Bawa harapan
Aku tinggal dengan bayangan
Setiap sudut rumah
Masih bersuara namamu pelan
[Chorus]
Dan lagi
“Sayang
Ada yang ketinggalan?”
Kali ini aku beranikan
Kutarik napas
Kubilang pelan
“Mungkin cuma hatiku yang belum siap ditinggalkan”
Kau tersenyum
Mata ikutan basah
Kau janji pulang secepatnya
Kau putar badan menuju halaman
Aku yang tertinggal
Kau yang berjalan
[Outro]
Pintu tertutup pelan
Masih terngiang pertanyaan
Kau tanya ada yang ketinggalan
Padahal aku
Yang kau tinggalkan