Baik, aku ubah lagu tu jadi Eriz suara lelaki, yang lain semua suara perempuan, masih kekalkan vibe emosi / mental / kuat 🔥
Penulisan
TAJUK: “ENAM JIWA TAK TERHENTI”
(Intro – suara lelaki: Eriz)
Aku dengar dunia memanggil…
Dalam gelap, aku cari cahaya…
Dan aku tahu… mereka ada.
(Verse 1 – suara perempuan)
Kami berdiri dalam dunia retak,
Langit runtuh, nafas tersekat,
Suara dalam kepala tak berhenti,
Tapi kami tahu… kami tak sendiri.
Piqa di sisi walau diam terluka,
Nisa kuat walau jiwa meronta,
Khai melawan bayang sendiri,
Lia jatuh tapi bangun kembali.
(Pre-Chorus – perempuan)
Bella jerit dalam diam,
Luka lama jadi dendam,
Kami bukan sempurna…
Tapi kami takkan tenggelam.
(Chorus – semua, Eriz lead lelaki)
Kami enam jiwa, hilang arah,
Pernah jatuh, pernah parah,
Dunia gila cuba menjatuhkan,
Tapi kami bangkit… melawan!
(Eriz – lelaki)
Aku janji aku takkan lepaskan,
Walau gelap cuba menelan,
(Perempuan sambung)
Kami berdiri pegang harapan,
Jadi cahaya dalam kegelapan.
(Verse 2 – perempuan + Eriz selang)
(Perempuan)
Suara dalam kepala makin kuat,
Bisik takut makin menjerat,
(Eriz – lelaki)
Tapi aku di sini, jangan rebah,
Aku lindungi walau diri berdarah.
(Perempuan)
Akak Long bisik “teruskan jalan”,
Akak Manje jadi pelukan,
Aliy dan Aina beri kekuatan,
Kami bangkit lawan kegelapan.
(Pre-Chorus – perempuan)
Air mata jadi senjata,
Kesakitan jadi tenaga,
Kami luka… kami gila,
Tapi itu kuasa kita.
(Chorus – semua kuat)
Kami enam jiwa, hilang arah,
Pernah jatuh, pernah parah,
Dunia gila cuba menjatuhkan,
Tapi kami bangkit… melawan!
Kaya bukan hanya pada harta,
Tapi kuatnya jiwa dan rasa,
Walau fikiran hampir hancur,
Kami tetap… penyelamat dunia!
(Bridge – Eriz + perempuan lembut)
(Eriz)
Kalau kau jatuh… aku di sini…
(Perempuan)
Jangan biar kami sendiri…
(Bersama)
Dalam gelap kita bersinar,
Walau dunia hampir hancur.
(Outro – semua)
Kami bukan sempurna,
Kami hanya jiwa terluka,
Tapi bersama jadi kuasa…
Dan dunia… kami selamatkan bersama.