[Intro - (Instrumental | ± 20–30 detik)]
[Drum machine 80s masuk perlahan]
[Analog synth pad hangat (chord maj7)]
[Clean guitar chorus mengisi ruang]
[Bass halus mulai groove di akhir intro]
[Verse 1]
Kita duduk di sudut kota
Lampu kuning temani cerita
Tertawa seolah dunia
Tak perlu tanya: ini apa
Kopi hampir jadi dingin
Waktu jalan pelan-pelan
Kamu bilang, “nikmati saja”
Aku mengangguk, meski ragu di dalam
[Pre-Chorus]
Aku tahu sejak awal
Kita tak pernah berjanji
Tapi kenapa rasanya
Seperti saling memiliki
[Chorus]
Kita bukan siapa-siapa
Tapi saling ada setiap hari
Bukan kekasih, bukan juga teman
Namun hati ini ikut berharap diam-diam
Kita bukan siapa-siapa
Tak pernah ada kata pasti
Jika ini salah, biarlah sebentar
Aku menikmati saat kamu di sini
[Drop - (Instrumental + 8 Bar)]
[Verse 2]
Pesanmu datang tengah malam
Hal-hal kecil yang kau ceritakan
Tentang lelah, tentang dunia
Dan aku jadi tempat pulang sementara
Aku tak berani bertanya
Kamu ke mana setelah ini
Takut jawabannya
Menghapus semua yang sudah ku simpan rapi
[Pre-Chorus]
Aku sadar posisi ini
Tak punya hak untuk cemburu
Tapi perasaan kadang lupa
Bahwa kita tak pernah satu tujuan
[Chorus]
Kita bukan siapa-siapa
Tapi saling ada setiap hari
Bukan kekasih, bukan juga teman
Namun hati ini ikut berharap diam-diam
Kita bukan siapa-siapa
Tak pernah ada kata pasti
Jika ini salah, biarlah sebentar
Aku menikmati saat kamu di sini
[Bridge]
Mungkin aku terlalu jauh
Menaruh rasa tanpa alamat
Jika nanti kamu pergi
Aku belajar merelakan pelan-pelan
[Chorus - (Soft / Last)]
Kita bukan siapa-siapa
Dan aku mulai mengerti
Tak semua yang terasa dekat
Harus dimiliki sepenuh hati
Kita bukan siapa-siapa
Tapi pernah berarti
Dan untuk malam ini saja
Aku bahagia… meski tak pasti
[Outro - (Instrumental + Vokal Tipis)]
Lampu kota makin redup
Kita pulang ke arah berbeda
Tanpa janji, tanpa tanya
Tetap bukan siapa-siapa
[(Synth pad & guitar chorus fade-out panjang)]