[Intro]
Suara hujan, menetes lembut
Di saat gelap, mimpi yang muncul
[Verse 1]
Ketika bulang bintang berkelip,
Kita terjebak dalam sepi,
Di ranjang yang sama, kita berdua,
Gelap mata ini tak mampu menyaingi,
[Pre-Chorus]
Hanya cahaya bulan yang menyinari,
Saat hatiku tak bisa berhenti berlari,
Melihatmu tenang, tak berdaya,
Pikiran ini melambung tak terjaga.
[Chorus]
Oh, mimpi ini tak ingin berakhir,
Sentuhmu dalam khayalan, indah tak terperi,
Kesunyian ini, menjadi teman kita,
Dalam gelap kita, berdua terikat.
[Verse 2]
Keringatmu menetes, lembab di sarung,
Dalam pelukan mimpi, tak ada waktu,
Tubuhmu yang gemoy, tak kuasa ku tahan,
Namun hanya bayangan, tak lebih dari harapan.
[Pre-Chorus]
Hanya semilir angin yang terasa,
Saat jiwaku mendamba, oh kasih, selamanya,
Melihatmu di sini, seakan tak terpisah,
Namun kenyataan membuyarkan semua rasa.
[Chorus]
Oh, mimpi ini tak ingin berakhir,
Sentuhmu dalam khayalan, indah tak terperi,
Kesunyian ini, menjadi teman kita,
Dalam gelap kita, berdua terikat.
[Bridge]
Ku ingin pegang, namun semua ilusi,
Antara harapan dan kenyataan, terbangun kembali,
Kau hanyalah bayang, tak bisa ku ukir,
Sampai kapan ini, terus terpendam di hati.
[Outro]
Bisa kah kau merasa, saat aku memanggil?
Dalam mimpi ini, kita terikat selamanya,
Namun semua akan sirna saat pagi menjelang,
Kembali ke realita, semua hilang seketika.