(Verse 1 - Puitis)
Bayu senja menyapa lembut di pipi,
Bisikan rindu terlukis di hati,
Kau jauh, tapi bayangmu mendekat,
Dalam mimpiku kau hadir erat.
(Pre-Chorus - Puitis)
Kau cahaya di langit kelam,
Bersinar tenang tanpa suara,
Tapi hatiku tetap faham,
Ada cerita belum ternyata.
(Chorus - Puitis)
Angan-angan menari di awan,
Menyulam harapan dalam diam,
Andai takdir mengizinkan,
Bersamamu selamanya kuimpikan.
(Rap - Berkias dan Penuh Emosi)
Hati ni radar, cari kau je,
Macam kompas tunjuk utara,
Jalan berliku, aku redah je,
Asal kau ada, aku tak lara.
Pagi ke malam, aku berangan,
Tuhan tahu ni bukan mainan,
Hati ni buku, kau tajuk utama,
Tapi tak tahu bila nak ditulis bersama.
(Bridge - Puitis dengan Sentuhan Harapan)
Langit tak selalu cerah membiru,
Namun bintang tetap setia menunggu,
Jika esok takdir berubah wajah,
Moga kisah ini tak jadi sejarah.
(Chorus - Ulangan dengan Lebih Emosi)
Angan-angan menari di awan,
Menyulam harapan dalam diam,
Andai takdir mengizinkan,
Bersamamu selamanya kuimpikan.
(Outro - Puitis & Mendalam)
Jika hari itu benar menjelang,
Ku genggam erat, tak lagi terbang,
Tapi jika hanya mimpi semata,
Biarlah ia kekal selamanya…