Verse 1
Dari surga yang damai dan terang,
Argus turun ke dunia yang bimbang.
Dengan Rafaela di sisi, membawa harapan,
Namun perang mengubah semua keinginan.
Pre-Chorus
Setiap pertempuran mengikis jiwa,
Kekuatan menggoda, suara berbisik di sana.
Pedang kutukan memanggil namanya,
Mengikat jiwanya dalam gelap yang meraja.
Chorus
Sayap yang putih kini berlumur dosa,
Demonic Blade menuntut jiwa yang luka.
Argus, sang malaikat jatuh ke kelam,
Menjadi bayangan dari harapan suram.
Verse 2
Di hutan keramat, ia menemukan takdir,
Segel kuno pecah, gelap mulai bergetar.
Pedang kutukan, api membara,
Menyerahkan jiwa, menjadi legenda yang gila.
Pre-Chorus
Kekuasaan tak pernah cukup baginya,
Keabadian menjadi kutukan di dadanya.
Dunia bergetar saat ia melangkah,
Membawa perang tanpa akhir di tanah.
Chorus
Sayap yang putih kini berlumur dosa,
Demonic Blade menuntut jiwa yang luka.
Argus, sang malaikat jatuh ke kelam,
Menjadi bayangan dari harapan suram.
Bridge
Oh Rafaela, bisakah kau menyelamatkan?
Saudara yang hilang dalam kehancuran.
Cahaya surga tak mampu tembus malam,
Argus berjalan sendiri dalam dendam.
Chorus
Sayap yang putih kini berlumur dosa,
Demonic Blade menuntut jiwa yang luka.
Argus, sang malaikat jatuh ke kelam,
Menjadi bayangan dari harapan suram.
Outro
Perang berlanjut, pedang haus darah,
Langit menangis untuk malaikat yang patah.
Argus berkelana, mencari kehancuran,
Di Land of Dawn, ia menjadi kutukan.