

Prompt / Lyrics
--- [Intro – Spoken Word + Dark Build-up] (Sunyi...) Ada suara dalam diam Yang tak pernah kau dengar Sebab kau terlalu sibuk menipu... Sekarang… dengar degupan sebenar. --- [Verse 1] Aku bukan patung dari kaca, Yang kau ukir ikut watak rekaanmu Aku darah yang pernah percaya, Tapi kini aku luka sampai tiada malu Kau jalan atas janji yang kau cipta, Tapi tapakmu penuh abu dan bara Bila topeng kau gugur tanpa suara, Baru kau tahu siapa yang sebenarnya buta --- [Pre-Chorus] Aku nampak wajahmu dalam mimpi terbakar Dengan senyuman yang kau curi dari neraka Kau lupa takdir bukan untuk pelakon murahan Dan sekarang aku... sudah sedar --- [Chorus – Melodi Meletup, Tidak Simetri] Aku bukan legenda... Tapi aku sumpah akan jadi mimpi burukmu Aku bukan sempurna... Tapi aku jujur, dan itu kau tak mampu Jadi dengar! Jeritanku bukan retorik Ini bahasa dari luka yang epik Dunia mungkin maafkan kau Tapi hatiku? TAK PERNAH SEKALIPUN! --- [Verse 2 – Bunyi gitar delay, emosi dingin] Senyuman kau… adalah sihir busuk Yang buat ramai tunduk tanpa sedar Tapi aku bukan seekor boneka patuh Aku adalah bara yang sedang liar Kau tipu semua dengan mata manis Kau jual air mata kau macam emas Tapi satu dunia tak tahu rahsia kau Aku tahu. Aku saksi. Aku... peluru. --- [Bridge – Instrumental Drop + Rap Whisper to Scream] (beat minimal – hanya bass & napas) Kau lukis watak palsu dan rakyat tepuk Tapi dalam hatimu, tiada pun peluk Kau cari simpati, kau cipta pujian Tapi cermin tahu siapa kau sebenarnya, kawan… (drum masuk - tempo naik) Kau bukan baik... kau bukan suci... Kau hanya penipu bersarung mimpi! Sekarang aku hidup untuk buka mata semua, Sebab takdir tak perlu penipu macam kau! --- [Final Chorus – Letusan Emosi Penuh] Aku marah… tapi marah ini bukan dendam Ia nyawa kepada yang selalu diam Aku jerit… sebab terlalu lama aku telan Sekarang, aku yang tentukan jalan! Tak perlu kau... Tak perlu wajah palsu kau... Tak perlu simpati murah kau... Aku tak lagi perlu penipu dalam hidup aku! --- [Outro – Sunyi + bisikan dalam delay FX] > “Satu hari nanti… semua akan nampak siapa kau…” “Dan waktu itu… aku hanya akan senyum…” (bunyi piano minor + ambience pad + bunyi nafas terakhir)
Tags
male,alternative rock, experimental anthem
3:13
No
7/31/2025