

Prompt / Lyrics
Intro (bisikan dalam hati) Dalam gelap hidupku Aku pilih untuk jujur Walau dunia tak nampak Nilai di dalam dadaku Verse 1 Aku lahir dari jalan yang sempit Tapak kakiku penuh debu sakit Miskin, ya… tapi hatiku tak pernah kotor Setiap langkah aku bawa niat yang jujur dan luhur Mereka nampak lumpur di wajahku Tapi tak nampak doa yang aku pikul setiap malam pilu Aku tak tipu sesiapa walau hidup menekan Kejujuran ini satu-satunya harta yang aku pertahan [Emotional soul guitar] Pre-Chorus Hinaan datang macam angin tajam Menusuk dada, menggigit malam Aku sabar, aku diam menahan Tapi diam itu pun ada batasnya, kawan Chorus (Ledakan Utama) Aku Rasyid Yang jatuh tapi bangkit Walau dunia cuba tindih aku berkali kali Jiwaku takkan pernah mati Air mata berubah jadi bara Membakar segala luka lama Hinaan itu takkan patahkan diri Aku tetap berdiri Aku Rasyid Dan aku tetap berdiri Verse 2 Langkahku perlahan, tapi aku maju Setiap luka aku tampal sendiri di dadaku Mereka panggil aku hina seolah aku tak bernilai Tapi Tuhan tahu tawakal yang aku genggam dalam gelap yang panjang Aku tunduk bukan kerana aku kalah Aku tunduk kerana aku jaga maruah Dan siapa yang sangka aku tak punya cahaya Belum lihat api yang aku simpan di dada Pre-Chorus 2 Biar lidah manusia menggigit Aku tetap jalan walau langit berat dan sempit Sabar bukan tanda aku lemah Tapi marahku aku simpan sampai tiba masa pecah Chorus (Lebih Besar, Lebih Tinggi) Aku Rasyid Yang jatuh tapi bangkit Walau dunia cuba tendang aku berkali kali Jiwaku tetap berdiri Air mata berubah jadi bara Membakar segala luka lama Hinaan itu takkan patahkan diri Aku tetap berdiri Aku Rasyid Dan aku tetap berdiri [Emotional soul guitar] [Emotional soul guitar] Bridge (Cahaya mula muncul) Biar malam hitam, aku tetap menyala Biar dunia bisu, aku tetap bersuara Jika hari ini mereka tak nampak nilai aku Satu hari nanti… Nama Rasyid akan berdiri lebih tinggi dari waktu Final Chorus (Versi Paling Epic) Aku Rasyid Ini sumpah seorang lelaki yang pernah sakit Jika mereka jatuhkan aku seribu kali Aku bangun kembali, lebih teguh berdiri Kejujuran jadi pedangku Kesabaran jadi benteng nafas ku Dan bila suara marahku akhirnya pecah Itu bukan dendam Itu jiwa manusia Yang tak mahu lagi diluka Aku Rasyid Dan aku tetap… berdiri.
Tags
epic ballads that are denser, more cinematic His rhythm can rise slowly, then explode like a thick
4:36
No
11/8/2025