---
(Intro)
(Verse 1)
Di setiap langkah, di setiap nafas,
Terukir memori, kasih yang tak terbalas.
Wajah bonda, redupkan segala resah,
Senyuman ayah, mengukir cerita indah.
Dari buaian, hingga dewasa kini,
Tak pernah surut, Cinta yang diberi.
Di Rumah ini, saksi cinta murni,
Yang takkan pudar, hingga hujung nanti.
(Pre-Chorus)
Tiada kata, mampu gambarkan rasa,
Betapa agung, cinta kasih yang Ada.
Setiap titis peluh, setiap tangisan,
Demi anakmu, tiada kelelahan.
(Chorus)
Ibu, ayah, permata hidupku,
Sinar kasihmu, tak bertepi waktu.
Doamu selalu, jadi pelindung Ku,
Hingga syurga nanti, kekasih hatiku.
(Verse 2)
Tangan yang kasar, membimbing tanpa jemu,
Kata-kata semangat, penghibur hatiku.
Saat ku rebah, kau ulurkan tangan,
Menyemai harapan, usir kegelapan.
Tak kira hujan, tak kira panas,
Demi kami, kau korbankan Segala Tanpa Batas.
Kini ku faham, betapa besarnya erti,
Cinta suci ini, takkan terganti Sampai mati.
(Pre-Chorus)
Tiada kata, mampu gambarkan rasa,
Betapa agung, cinta Kasih Yang Ada.
Setiap titis peluh, setiap tangisan,
Demi anakmu, tiada kelelahan.
(Chorus)
Ibu, ayah, permata hidupku,
Sinar kasihmu, tak bertepi waktu.
Doamu selalu, jadi pelindung ku,
Hingga syurga nanti, kekasih hatiku.
(Bridge)
Andai mentari tak lagi bersinar,
Kasih Mu, tetap menerangi benar.
Kan ku jaga nama, kan ku sandang,
Amanah mulia, yang kan Ku Pegang.
(Chorus)
Ibu, ayah, permata hidupku,
Sinar kasihmu, tak bertepi waktu.
Doamu selalu, jadi pelindung ku,
Hingga syurga nanti, kekasih hatiku.
(Outro)
Oh, ibu... oh, ayah... kasihmu kekal abadi...
---