Di negeri khatulistiwa, di bawah langit yang biru,
Ada hatiku yang terpaut denganmu, seperti akar pohon beringin.
Bukan hanya matahari yang membuat hariku cerah,
Tapi senyummu yang menyala seperti bintang di malam gelap.
Setiap detik, setiap nafas, setiap detak jantungku,
Berbunyi namamu, seperti lagu daur ulang di hutan tropis.
Kita seperti dua sungai yang bertemu di delta,
Mengalir bersama, menciptakan keindahan yang abadi.
Bukan emas atau perak yang kuinginkan sebagai harta,
Tapi momen-momen kecil bersamamu, seperti menemukan mutiara di lautan.
Cintamu bagaikan angin yang membawa ketenangan,
Di tengah hiruk-pikuk, kau adalah damai yang kucari.
Jadi biarlah angin membawa pesan ini ke hatimu,
Bahwa aku, di sini, selalu mencintaimu, sepanjang masa dan ruang.