[Intro – Female Backing Vocal]
(airy, distant, cinematic reverb)
“Ah-ah...
Masih di sini...
Walau hati dah mati...”
[Verse 1 – Male Vocal]
Malam makin sunyi
Lampu kota jadi saksi
Aku senyum depan semua
Tapi jiwa hilang sendiri
Banyak benda aku pendam
Sampai hati jadi tenggelam
Orang nampak aku kuat
Dalam diam... aku karam
Aku cuba jadi terang
Walau dalam gelap yang panjang
Semua luka aku simpan
Sampai aku lupa siapa kawan
Dan setiap kali kau tanya
“Okay ke?” aku cuma ketawa
Sedangkan dada penuh suara
Yang tak pernah sempat bersuara
[Pre-Chorus – Male Vocal + Female Harmony]
Aku penat berpura-pura
Seolah tiada apa
Sedangkan malam peluk aku
Macam kehilangan dunia
(female echoes)
“Kehilangan dunia...”
[Chorus – Emotional Singing]
Dalam diam aku hancur
Dalam gelap aku tidur
Dengan seribu fikiran
Yang tak pernah berhenti
Aku jerit dalam kepala
Tapi mulut tak bersuara
Semua nampak aku okay
Hakikatnya... aku sendiri
(female vocal layering rises)
“Sendiri... sendiri...”
[Verse 2 – Male Rap]
Yeah...
Aku jalan sorang bawah hujan neon
Fake smile tebal macam topeng plastik murah
Semua cakap sabar
Tapi tak siapa faham
Macam mana rasa sesak bila jiwa dah lemah
Aku hilang arah dalam kepala sendiri
Insomnia tiap malam jadi terapi
Banyak benda aku telan sendiri
Sampai trauma jadi sebati
Mama selalu doa aku kuat
Tapi aku penat jadi hebat
Kadang aku cuma nak hilang
Tanpa sesiapa sedar aku dah lenyap
Dan bila semua tidur
Aku pandang siling kosong
Fikir kalau aku jatuh
Ada tak yang betul-betul tolong?
[Bridge – Cinematic Build]
(minimal piano + distant strings)
Male Vocal:
Kalau aku menghilang esok hari
Masih ada yang mencari?
Female Vocal:
“Jangan pergi...”
Male Vocal:
Aku cuma manusia
Yang terlalu lama pura-pura kuat...
[Final Chorus – Big Emotional Release]
Dalam diam aku hancur
Dalam gelap aku tidur
Dengan seribu fikiran
Yang membunuh perlahan-lahan
Aku cuba bertahan lagi
Walau jiwa hampir mati
Kalau dunia tak memahami
Biarkan lagu ini temani...
(female harmonies swell)
“Temani... temani...”
[Outro]
(soft piano + ambient pads)
“Dalam diam...
Semua orang sedang berperang...”