[Intro]
[Verse]
Suasana sore bernuansa jingga
Mewarnai hamparan Pantai Batas Senja
Di pinggiran Kota Mataram yang hangat
Jadi tempat favoritmu dan kekasihmu
[Bridge]
Kamu dan dia selalu ke situ
Duduk berdampingan di pasir hitam
Riak ombak yang menyapu kakimu
Saksi bisu janji dan asa yang terpadu
[Intro]
[Chorus]
Hei... Gadis ayu yang kumau
Mengapa kamu sekalipun tak melihatku
Dari cafeku selalu kupandangi kamu
Dengan hati gemuruh karena cemburu
[Interlude]
[Bridge]
Berat dadaku lihat kamu bersandar di bahunya
Panas hatiku melihat cara bicaramu dengan dia
Andai aku manusia sakti setara dewa
Kupanggil ombak buat hempas kekasihmu
[Chorus]
Hei... Gadis ayu yang kumau
Mengapa kamu sekalipun tak melihatku
Dari cafeku selalu kupandangi kamu
Dengan hati gemuruh karena cemburu
[Interlude]
[Chorus(final)]
Hei... Gadis ayu yang kumau
Mengapa kamu sekalipun tak melihatku
Dari cafeku selalu kupandangi kamu
Dengan hati gemuruh karena cemburu
[Interlude]
[Outro]
Andai aku manusia sakti setara dewa
Kupanggil ombak buat hempas kekasihmu
Pantai Batas Senja Kota Mataram
Jadi saksi bisu kehancuran hatiku
[Interlude]
Oooh... Oooh...