[Intro] (Gitar akustik fingerstyle + violin lembut, 8–12 bar. Belum ada vokal.)
[Vocal Intro] (masuk pelan setelah violin mengalun)
Tak kusangka...
Semua yang kuperjuangkan...
Akan berakhir hanya jadi kenangan...
Verse 1
Aku datang tanpa ingin memaksa,
Hanya berharap kau membuka hati.
Sedikit demi sedikit kubuktikan,
Kalau cintaku bukan sekadar janji.
Kau tertawa, aku ikut bahagia.
Kau terluka, aku yang gelisah.
Kupikir semua itu akan berarti,
Nyatanya aku tak pernah kau miliki.
[Violin Fill] (2 bar)
Pre-Chorus
Entah kurang apa lagi diriku,
Aku sudah memberi semampuku.
Semakin kuingin dekat denganmu,
Semakin kau menjauh dariku.
Chorus
Sudah kucoba jadi yang terbaik,
Sampai lupa menjaga hatiku sendiri.
Kupikir waktu akan berpihak,
Ternyata aku yang salah mengerti.
Tak semua yang diperjuangkan,
Akan benar-benar dimenangkan.
Mungkin sejak awal aku hanya singgah,
Bukan tujuan dari langkahmu.
[Instrumental] (Solo violin dengan petikan gitar, 8 bar. Melodi sedih sebagai klimaks.)
Verse 2
Kini kusimpan semua cerita,
Yang dulu ingin kutulis berdua.
Tak ada marah, tak ada kecewa,
Hanya ada rasa yang belum sempat menjadi nyata.
Bridge (musik pelan, hanya piano + violin)
Kalau memang namaku tak pernah ada,
Di setiap doa yang kau pinta.
Biarlah aku belajar menerima,
Bahwa cinta tak selalu harus bersama.
Final Chorus (full band + string orchestra)
Sudah kucoba dengan seluruh hati,
Tak pernah setengah mencintai.
Tapi hatimu memilih jalan lain,
Dan aku harus belajar mengikhlasi.
Terima kasih...
Pernah membuatku percaya pada cinta.
Meski akhirnya aku tahu,
Bukan aku... yang kau pilih selamanya.
[Outro] (Violin memainkan tema utama, gitar akustik mengakhiri lagu dengan fade out.)