

Prompt / Lyrics
[Intro] [lirik pelan, bisikan] Langkah pelan Kopi hitam, mata merah Satu mayat, satu janji Malam ini, aku kerja [Verse 1] Aku datang ke TKP, garis kuning melingkar Aromanya tajam, bikin napas tersendat sebentar Foto-foto di lantai, bercak merah di kaca Jam dinding berhenti, seakan lihat semua yang terjadi barusan Saksi bicara patah-patah, aku sambung yang hilang "Katanya jatuh sendiri?" suara serak, tapi tenang Lihat luka di leher, sudut meja nggak sekejam itu Ini bukan kecelakaan, ini tangan dingin yang ragu-ragu Catatan kecil di saku korban, nama separuh terobek Alamat samar di baliknya, tinta luntur agak becek Aku simpan di dompet kulit, bukti kecil, nyawa besar Dalam sunyi koridor rumah sakit, aku tulis rangkaian kasar [Chorus] Aku detektif di malam panjang Langkah pelan, pikir tajam, nyawa ku pegang Satu bukti, dua bukti, kususun tenang Perlahan, tapi pasti, pelakunya kutangkap sekarang (woah) Aku detektif, tatapanku terang Di balik asap rokok, kebenaran datang Satu nama, dua jejak, semua terpasang Perlahan, tapi pasti, pelakunya kutangkap sekarang [Verse 2] [low vocal register] Aku balik ke kantor, papan penuh benang merah Foto-foto ditempel, paku berisik, kepala gerah Nama korban, daftar teman, musuh yang pura-pura ramah Siapa pinjam uang banyak, siapa paling banyak marah? Kuputer ulang rekaman CCTV yang goyang Jam dua lewat lima, ada bayangan tipis melayang Topi rendah, jaket panjang, tapi sepatunya familiar Motif garis di solnya, pernah kulihat di bar kumuh pinggir pasar Kutelepon rekan lama, "Cek data semua yang punya" Plat mobil di parkiran, disamarkan pake cat murah Di database muncul satu, utang berjuta, bisnis ambruk Dia punya alibi rapuh, suara gemetar, nada serak kering kerontang takut [Chorus] [Chorus] [Bridge] [crescendo, beat drop setengah] Tiap luka di tubuh korban Adalah kalimat yang belum selesai Tiap noda di lantai lorong Adalah peta jalan buat pulang pada pelaku yang sembunyi santai Kupasang borgol di kepala, imajinasi kupaksa kerja Siapa ambil kunci cadangan, siapa ganti jadwal jaga? Jam di ponsel korban mati lima menit sebelum Ada panggilan tak terjawab, satu nomor, satu peluang [Verse 3] Pagi buta di gang sempit, kulangkah masuk sendirian Suara radio di saku, backup cuma di kejauhan Dia berdiri limbung, mata merah, tangan gemetar "Lo telat, Detektif," katanya, "gue udah cukup menebar" Aku lihat noda di kerah, sama dengan di TKP Parfum murahan campur besi, tak bisa lagi dia lari Kukeluarkan borgol, suara klik putuskan semua drama "Kisah ini selesai, sisanya biar hakim yang bicara" [Chorus] [Chorus]
Tags
rap, Dark trap meets electro swing bounce: swung brass stabs over a menacing 808 and crispy trap hats, with chopped electro textures swirling in the background. Verses ride a tight, storytelling flow; hook explodes with gang vocals and brass hits. Occasional vinyl-stop effects and filtered drops before the chorus to spotlight the vocal swagger., electro, hip hop, electro swing
4:24
No
12/24/2025